ads

Monday, December 20, 2010

Ternyata Perkembangan Otak Tidak di Masa Balita Saja

Selama satu dasawarsa, orang begitu percaya otak manusia tumbuh optimal saat usia dini dan tidak terlalu berharap pada perkembangan otak manusia saat dewasa. Tapi kini peneliti menemukan hal yang sebaliknya.

Sebagian besar orang berpikir dirinya akan memiliki kematangan berpikir ketika berusia 21 tahun. Namun saat ini hal tersebut tidak terbukti, karena otak terus berkembang dan mencapai kematangannya ketika seseorang berusia 40-an tahun.

Hasil studi scan otak telah menunjukkan bahwa korteks prefrontal, yaitu daerah otak yang tepat berada di belakang dahi akan terus mengalami perubahan bentuk dan berkembang sampai ia berusia 30-an hingga 40-an tahun.

Hasil temuan ini sangat signifikan, karena korteks prefrontal adalah area utama dari otak dan sering dianggap sebagai kunci pembentukan seorang manusia. Daerah ini berkaitan dengan pengambilan keputusan, interaksi sosial dan sebagian besar ciri kepribadian lainnya.

"Selama sekitar 10 tahun yang lalu, kita banyak mengasumsikan bahwa otak manusia berhenti berkembang saat usia dini. Tapi sekarang kita mengerti dan memiliki kebenaran baru bahwa otak manusia terus berkembang selama beberapa dekade," ujar Profesor Sarah-Jayne Blakemore, seorang ahli saraf dari University College London, seperti dikutip dari Telegraph, Senin (20/12/2010).

Profesor Sarah menuturkan area otak yang perkembangannya berjalan paling panjang adalah bagian depan otak yaitu korteks prefrontal bagian kanan. Bagian otak ini terlibat dalam fungsi kognitif yang tinggi serta berkaitan dengan pemahaman terhadap orang lain.

"Daerah otak ini mulai berkembang pada anak usia dini, lalu mengalami reorganisasi di akhir masa remaja dna terus berkembang dengan baik hingga seseorang berusia 30-an dan 40-an tahun," ungkapnya.

No comments:

Post a Comment

Masukkan email Anda di sini untuk berlangganan info kesehatan dan kecantikan: