ads

Thursday, January 6, 2011

Ngeseks Seminggu Sekali, Wajarkah ?

Sudahkan Anda Mengetahui Kadar Normalitas Seks Anda ??

Banyak pasangan suami-istri penasaran, apakah kehidupan seks mereka tergolong normal. Ukur kadar normalitas seks Anda untuk memastikan kehidupan seks tetap sehat.

Kalau mengoleksi gambar porno online lebih sering Anda lakukan daripada bersetubuh dengan pasangan, sebaiknya tanyakan pada diri sendiri, apakah selera seks Anda perlu diubah. Muncul pula pertanyaan-pertanyaan lain yang selama mengusik pikiran.

Berikut ini Yourtango mengupasnya bersama Ian Kerner, Ph.D., seorang pakar seks dan penulis She Comes First.

Bercinta hanya satu kali seminggu

Idealnya, bercinta dua hingga tiga kali dalam seminggu dan minimal satu kali. Dalam jumlah minimal, bercinta membuat Anda pasangan bisa saling menjaga gairah seks dan ikatan cinta makin erat.

Meski jika Anda tidak sedang mood, usahakan memotivasi diri dan pikiran agar bisa dengan mudah menerima rangsangan. "Seks punya afrodisiak (makanan pendongkrak libido). Kalau bisa memanfaatkannya, mood Anda akan tergugah," kata Kerner.

Durasi bercinta hanya sebentar

"Tak ada yang salah dengan seks yang efisien," kata Kerner. Sepanjang orgasme bisa diusahakan dan Anda berdua bisa saling memberikan kepuasan, maka tak ada yang perlu dikhawatirkan.

Kalau Anda merasa durasi pertempuran hanya berlangsung dalam waktu singkat, cobalah gairahkan kembali, misalnya dengan role-playing, berbagai posisi baru, atau menjajal sex toys.

Usahakan berbagai cara untuk menjaga seks Anda tetap hot. Tapi, pastikan hal-hal di luar rutinitas cerita seks Anda itu tetap membuat Anda berdua nyaman selama bercinta.

Fantasi seks bersanggama dengan orang lain

Fantasi seks bisa terhitung normal-normal saja hingga yang sangat tak biasa. Menurut the Journal of Sex Research, fantasi seks pria cenderung lebih eksplisit sementara wanita lebih emosional dan romantis.

Jika Anda ingin menggali keinginan seks pasangan, mulai dengan mengomunikasikannya secara verbal atau dengan kata-kata lewat cara dan suasana yang seksi.

Jangan mengungkapkannya dalam intonasi yang memaksa dan mengkimi. Mulailah dengan fantasi seks yang ringan untuk memancing respon pasangan sebelum beralih pada fantasi yang lebih gila.

No comments:

Post a Comment

Masukkan email Anda di sini untuk berlangganan info kesehatan dan kecantikan: